Cara Menjadi Wirausahawan Telur Puyuh yang Sukses

Oleh: Hifta Maulani



Burung puyuh atau dalam bahasa jawa disebut Gemak merupakan burung liar yang awalnya diternakan di Amerika Serikat pada tahun 1870. Lalu berkembang ke berbagai penjuru dunia. Di indonesia, sentra peternakan burung puyuh banyak ditemui di Sumatera, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah. Secara taksonomi, burung puyuh masuk ke dalam kelas aves ordo galiformus, famili phosianidoe dan genus cotunix. Spesies yang banyak dibudidayakan adalah coturnix japanica atau yang biasa di sebut puyuh jepang. Puyuh jenis ini lebih diminati oleh peternak puyuh karna bisa menghasilkan telur lebih banyak dibandingkan jenis puyuh lainnya.
Berikut ini adalah cara ternak puyuh petelur :
1.      Syarat lokasi ternak puyuh petelur
Syarat lokasi budidaya burung puyuh tidak jauh berbeda dengan beternak unggas lain. Secara umum syarat lokasi ternak telur puyuh meliputi : Jauh dari keramaian, lokasi yang strategis, bebas banjir, dan memiliki sirkulasi udara yang baik.
2.      Syarat kandang puyuh petelur
Hal yang sangat perlu diperhatikan dalam ternak puyuh petelur adalah kandang puyuh. Kandang puyuh harus memiliki suhu berkisar 20-25 derajat Celcius. Pada saat malam hari harus tetap hangat. Juga perlu diperhatikan pencahayaan di dalam kandang agar tetap lembab.
3.      Syarat bibit puyuh petelur yang baik
Bibit puyuh petelur yang baik harus disesuaikan dengan budidaya burung puyuh. Bila ingin menghasilkan telur konsumsi sebaiknya pilih bibit puyuh jenis betina yang sehat dan bebas penyakit. Bila ingin menghasilkan daging puyuh, sebaiknya dipilih puyuh jantan dan puyuh petelur afkir.
4.      Pakan puyuh petelur
Pakan yang digunakan untuk puyuh petelur berbentuk tepung, sentrat dan remah-remah yang disesuaikan dengan umur bibit puyuh petelur. Frekuensi pemberian pakan puyuh petelur didasarkan pada umur bibit. Burung puyuh deberi pakan 2 kali sehari yaitu pada waktu pagi hari dan sore hari. Pemberian minum dilakukan secara kontinyu sesuai kebutuhan dan usahakan puyuh jangan sampai kekurangan air minum agar puyuh tidak mengalami dehidrasi.
5.      Hama dan penyakit burung puyuh
Terdapat banyak jenis hama dan penyakit pada ternak puyuh petelur mulai dari radang usus, berak putih, berak darah, cacar unggas, dan cacingan Untuk menjaga kebersihan kandang, maka sebaiknya dilakukan pembersihan secara rutin mulai dari kotoran, bulu, dan pemeriksaan burung puyuh.
Jadi burung puyuh dapat diternakan dan menjadi bisnis usaha masa kini yang menjanjikan. Kebersihan kandang harus diperhatikan, pakan puyuh yang harus dicukupi, serta ancaman penyakit burung puyuh harus diperhatikan oleh para calon pebisnis.



Komentar

Postingan Populer

Translate

Total Tayangan Halaman