Pesona Gunung Semeru

Oleh: Fajar Taufiqurrohman (13)




Indonesia adalah negara luas. Banyak suku, ras, budaya, juga agama. Gunung Semeru mungkin tidak asing lagi bagi kalangan pendaki di Indonesia, Gunung Semeru adalah gunung yang terdapat di Lumajang, Jawa Timur Indonesia ini adalah gunung tertinggi di pulau jawa dan teraktif yang berada di Indonesia, Gunung Semeru juga sering dikenal dengan nama Mahameru, salah satu keunikan dari Gunung Semeru adalah kawahnya yang selalu mengeluarkan letupan setiap 15-20 menit sekali, letupan yang dikeluarkan Gunung Semeru terkadang dapat menimbulkan asap abu dan bahkan bercampur batu kerikil ke udara, pemandangan yang ditimbulkan oleh Gunung Semeru sangatlah menakjubkan, untuk dapat mendaki ke puncak Gunung Semeru kita harus mempersiapkan fisik dan logistik yang matang, juka pengetahuan tentang pendakian yang baik, tetapi jangan kawatir, semua lelah anda akan terbayar dengan pemandangan Gunung Semeru yang sangat Indah,dan Spektakuler
             Seperti yang saya alami dulu waktu saya masih smp, dengan teman – teman saya ingin melihat pesona gunung semeru langsung karena saat itu hari libur. Dari eumah saya persiapkan semuanya mulai dari makanan ringan, kopi sachetan tak lupa juga rokok. Berangkat sore dari eumah sampai lumajang kira kira subuh agak petang. Di sana, saya dan teman teman mampir dulu ke warung sebelum ke pos tujuan karena lelahnya perjalanan. Makan – makan, ngopi sambil merokok saya pun tertidur sebentar. Jam 7 pagi akhirnya saya melanjutkan menuju ke pos yang di tuju. Semebelum itu, kami mampir ke pukesmas yang agak jauh dari pos untuk mengecek kesehatan. Beda dengan gunung lainnya, jika ingin mendaki gunung semeru, harus cek kesehatan dahulu dan harus ada surat izin boleh muncak dari dokter.
              Selesai cek kesehatan sampailah ke post tujuan kami yaitu pos 1, bernama ranupani, setelah membeli tiket kami pun mendirikan tenda karena malam akan mendaki. Selesai mendirikan tenda kamipun tidur. Selesai tidur kira – kira jam 5 sore, matahari mulai tenggelam, malam akan datang untuk menunjukkan kelam. Jam 7 kami berangkat menuju pos 2 sampai pos 5, jika tidak salah karena waktu itu banyak sekali pos untuk peristirahatan pendakian. Akhirnya kami sampai ke pos terakhir yang bernama kali mati. Kami mendirikan tenda lagi karena fajar sudah datang menyinari dunia terang, kamiberangkat lagi sekitar jam 9 malam karena saat itu kami tidak tahu jam berapa harus berangkat. Sudah tidur sangat lama memandang kanan kiri begitu indahnya. Akhirnya kamipun mendaki yang benar – benar mendaki, karena untuk ke pos terakhir ke mahameru kemiringan gunung sampai 120 derajat sampai dengan 150 derajat. Sedikit demi sedikit langkah untuk menikmati isi dunia yang sudah Tuhan ciptakan. Waktu subuh agak pagi kami sampai ke puncak mahameru, dengan ketinggian 3600 mdpl. Selesai foto – foto sambil bersyukur, akhirnya saya memutuskan untuk turun. Padahal, saya masih ingin berlama – lama disana. Apalah waktu Cuma bisa memisahkan kita.
                Sampai bawah saya masih berpikir. Indonesia sangatlaj berharga untuk di jual belikan apalagi keindahannya. Juga Tuhan yang menciptakan untuk mahluknya yang kurangnya perhatian agar menikmati gunung saja, jangan berfoya – foya seenaknya.

Komentar

Postingan Populer

Translate

Total Tayangan Halaman