Pulau Tabuhan yang Menakjubkan di Banyuwangi

Oleh: Thoifatul Musyarofah (38)



        Kabupaten Banyuwangi adalah wilayah yang terletak dibagian paling ujung Pulau Jawa. Banyuwangi mempunyai salah satu ikon wisata yang mempunyai potensi yang luar biasa yaitu Pulau Tabuhan. Pulau Tabuhhan dalah salah satu pulau kecil yang tak berpenghuni tetapi mempunyai pantai putih. Pulau Tabuhan ini terletak di Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo. Pulau Tabuhan berada diantara Pulau Jawa dan Pulau Bali. Untuk menuju ke Pulau Tabuhan wisatawan harus menyewa perahu tradisional milik nelayan setempat yang memang disediakan untuk menyebrang ke Pulau Tabuhan. Harga yang ditawarkan Rp 500.000,00 untuk penyebrangan pulang-pergi dengan kapasitar 10 orang. Harga tersebut sudah termasuk peralatan senorkeling dan pelampung. Perjalanan menuju Pulau Tabuhan ditempuh dalam waktu sekitar satu jam. Sepanjangg perjalanan wwisatawan disuguhi panorama yang indah, warna laut yang hijau kemudian berubah menjadi biru, serta banyak burung yang berterbangan. Mendekati arahnya Pulau Tabuhan sudah nampak jelas dari atas perahu, hamparan terumbu karang, ang ada dibawahnya begitu cantik.
            Wisatawan ramai datang,biasanya untuk sekadar menikmati indahnya pasir putih,maupun sekadar menikmati keindahan alam bawah laut yang memukau. Sebagai Pulau yang terpencil, Tabuhan lebih menawarkan aktivitas yang memicu rasa ketakjupan pengunjungnya. Senorkling adala salah satu aktivitas yang jangan sampai terlewatkan. Untuk aktivitas ini, biasanya nahkoda perahu yang disewa sebelumnya akan mengantarkan kespot-spot snorkeling yang terbaik. Terumbu karangnya yang merupakan habitat beragam kehidupan laut yang fantastis membuat pengunjung segera mengambil perlengkapan selam mereka dan terjun keperairan yang jernih untuk bisa benar-benar dekat dan bersahabat dengan makhluk-makhluk bawah laut yang berwarna-warni. Warna air disekitar Pulau Tabuhan terdiri dari tida warna yaitu putih, hijau, dan biru, sesuai biota dan kedalaman lautnya. Warna putih menunjukkan bahwa pantai tersebut dangkal. Warna hijau menunjukkan pantai berada dikedalaman sedang dan dibawahnya terdapat terumbu karang, rumput laut, dan alga. Sementara warna biru bahwa perairan cukup dalam dan dibawahnya terdapat berbagai terumbu karang. Dibagian darat Pulau Tabuhan juga digunakan sebagi tempat melindungi hewan langka diantaranya burung maleo dan merupakan habitat engga gading yang merupakan spesies langka. Ada satu lagi keunikan Pulau Tabuhan, tempat ini juga memiliki sunrise dan sunset yang indah. Jadi, bagi pengunjung yang menginap ke Pulau Tabuhan bisa membawa tenda untuk tempat berlindung, karena belum tersedia penginapan dipulau tabuhan dan fasilitasnya ang masih minim, hanya gerdapat beberapa arung yang menjual beberapa makanan dan minuman. Karena pada awalnya pulau ini digunakan tentara Jepang sebagai tempat mata-mata, tak heran disana ada mercusuar peninggalan masa penjajahan Jepang yang masih berdiri dan sengaja dipertahankan. Walupun Pulau Tabuhan remi dibuka menjadi detinsi wissata, mmercusuar di Pulau Tabuhan hanya dapat dilihat dati luar saja karena alasan kemanan kondisi mercusuar yang mulai rapuh karena kondisi anggin di Pulau Tabuhan sangat kencang.
            Setelah lelah bermain di Pulau Tabuhan,pengunjung bisa memutuskan kembali ke Pantai  Bangsring. Jika masih belum puas bersnorkeling dipantai bangsring,bisa melanjutkannya dan bahkan bisa snorkling bersama hiu. Pemandangan dan pantai yang indah memang jadi tujuan utama di Pulau Tabuhan. Pemkab Banyuwangi kedepannyya bisa melakukan pengembangan pulau Tabuhan menjadi destinasi kelas dunia dengan spot-spot yang tetap berbasis pada kearifan lokal.

Komentar

Postingan Populer

Translate

Total Tayangan Halaman